Fertilitas, Daya Hidup Embrio, Daya Tetas dan Bobot Tetas Telur Ayam Kampung yang di Berikan Tepung Biji Labu Kuning

Authors

  • Nur Asma Fakultas Peternakan Univesitas Halu Oleo
  • Takdir Saili Fakultas Peternakan Univesitas Halu Oleo
  • Rusli Badaruddin Fakultas Peternakan Univesitas Halu Oleo

Keywords:

Biji labu kuning, ayam kampung, fertilitas, daya hidup embrio, daya tetas, bobot tetas

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh pemberian tepung biji labu kuning (Cucurbita moschat) terhadap fertilitas, daya hidup embrio, daya tetas dan bobot tetas telur ayam kampung. Materi penelitian terdiri atas 4 ekor ayam kampung jantan dengan rataan berat 1,7 kg dan 16 ekor ayam kampung betina fase layer dengan rataan berat 1,6 kg. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap ( RAL) dengan 4 perlakuan 4 ulangan. Perlakuan terdiri atas pakan basal tanpa penambahan tepung biji labu kuning sebagai kontrol (P0), pakan basal+0,05% tepung biji labu kuning (P1), pakan basal+0,1% tepung biji labu kuning (P2), dan pakan basal+0,2% tepung biji labu kuning (P3). Variabel yang dievaluasi meliputi fertilitas, daya hidup embrio, daya tetas, dan bobot tetas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan fertilitas, daya hidup embrio, daya tetas dan bobot tetas telur ayam pada penelitian ini adalah masing masing 74,11%, 90,04%, 58,99% dan 29,95g. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa perlakuan tepung biji labu kuning berpengaruh nyata terhadap daya hidup embrio dan bobot tetas ayam kampung pada penelitian ini, tetapi tidak berpengaruh terhadap fertilitas dan daya tetas telur ayam kampung. Kesimpulan yang dapat dikemukakan adalah pemberian tepung biji labu kuning sampai taraf 0,2% dapat meningkatkan persentase daya hidup embrio dan bobot tetas telur ayam kampung pada penelitian ini.

Downloads

Published

30-04-2021

How to Cite

Asma, N., Saili, T., & Badaruddin, R. (2021). Fertilitas, Daya Hidup Embrio, Daya Tetas dan Bobot Tetas Telur Ayam Kampung yang di Berikan Tepung Biji Labu Kuning. Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo, 3(2), 232–237. Retrieved from https://jipho.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/668

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 7 8 > >>