Penggunaan Daun Sirih Sebagai Desinfektan Terhadap Daya Hidup Embrio, Daya Tetas dan Tingkat Kematian Embrio Ayam KUB (Kampung Unggul Balitnak)
Keywords:
ayam KUB, daya hidup embrio, daya tetas, mortalitas embrioAbstract
Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi daya hidup, daya tetas, dan tingkat kematian (mortalitas) embrio ayam KUB dengan penggunaan jus daun sirih sebagai bahan desinfektan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), yang terdiri dari empat perlakuan dan lima ulangan, dengan masing-masing ulangan terdiri dari delapan butir telur. Perlakuan P0 tanpa pencelupan daun sirih, P1 pencelupan telur tetas pada 5% ekstrak daun sirih, P2 pencelupan telur tetas pada 10% ekstrak daun sirih, dan P3 pencelupan telur tetas pada 15% ekstrak daun sirih. Variabel penelitian yang diamati adalah daya hidup embrio, kemampuan daya tetas embrio, dan tingkat kematian (mortalitas) embrio. Data yang diperoleh ditabulasi dan selanjutnya dianalisis menggunakan sidik ragam dan jika perlakuan berpengaruh nyata maka akan dilanjutkan dengan uji Duncan’s multiple range test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase daya hidup embrio pada penelitian ini berturut-turut 68,00%
(P0), 71,20% (P1), 81,60% (P2), dan 79,20% (P3). Rataan persentase mortalitas pada masing-masing perlakuan adalah 34,80% (P0), 37,60% (P1), 34,40% (P2), dan 24,20% (P3). Rataan persentase daya tetas adalah 65,20% (P0), 62,40 (P1), 66.20 (P2), dan 76,00% (P3). Perlakuan pencelupan menggunakan jus daun sirih berpengaruh signifikan/nyata terhadap daya hidup embrio dan daya tetas telur, tetapi tidak berpengaruh nyata pada mortalitas embrio. Penggunaan 15% jus daun sirih sebagai desinfektan telur tetas menunjukkan kemampuan daya hidup embrio dan kemampuan daya tetas yang optimum dan dapat menurunkan tingkat kematian (mortalitas) embrio telur tetas ayam KUB.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Herwin Herwin, Rahim Aka, Hamdan Has

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


