Pengaruh Pemberian Aminovit Terhadap Bobot Telur, FCR dan Produksi Telur Ayam Kampung Fase Layer

Authors

  • Irwan Irwan Fakultas Peternakan Univesitas Halu Oleo
  • Hamdan Has Fakultas Peternakan Univesitas Halu Oleo
  • Takdir Saili Fakultas Peternakan Univesitas Halu Oleo

Abstract

Ayam kampung (Gallus domesticus) berasal dari ayam hutan merah (Gallus gallus) yang telah berhasil dijinakkan dan merupakan salah satu ayam yang mampu bereproduksi dengan pemberian pakan yang bernutrisi rendah namun produksi telur masih relatif rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian AMINOVIT® terhadap peningkatan produksi telur ayam kampung. Materi penelitian ini menggunakan 20 ekor ayam kampung betina fase layer dengan bobot badan rata-rata 1629,40±65,43 gram. Bahan pakan yang digunakan berupa jagung, dedak dan konsentrat gold (BP 12) dan AMINOVIT®. Perlakuan penelitian adalah dosis aminovit yang berbeda terdiri atas P0 (0 gram/ekor/hari), P1 (0,062 g/ekor/hari), P2 (0,125 g/ekor/hari), P3 (0,188 g/ekor/hari). Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) 4 perlakuan dan 5 ulangan, data yang diperoleh dianalilis dengan menggunakan analilis ragam dengan tingkat kesalahan 5%. Data yang berpengaruh nyata diuji menggunakan beda nyata terkecil (BNT). Variabel yang diamati yaitu: produksi telur, bobot telur, dan FCR. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian feed suplemen AMINOVIT® tidak berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap bobot telur, tetapi dapat menurunkan FCR dan meningkatkan produksi telur ayam kampung. kesimpulan dalam penelitian ini yaitu AMINOVIT® dapat digunakan hingga taraf 0,188 g/ekor/hari.

Downloads

Published

31-01-2020

How to Cite

Irwan, I., Has, H., & Saili, T. (2020). Pengaruh Pemberian Aminovit Terhadap Bobot Telur, FCR dan Produksi Telur Ayam Kampung Fase Layer. Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo, 2(1), 98–102. Retrieved from https://jipho.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/595

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >>