Pengaruh Fermentasi Kulit Singkong sebagai Alternatif Pakan Ruminansia terhadap Kadar Sianida dan Parameter Fermentasi In Vitro
The effect of cassava peel fermentation as an alternative feed stuff for ruminant on cyanide content and in vitro fermentation parameters
DOI:
https://doi.org/10.56625/jipho.v7i4.440Keywords:
Kulit singkong, Aspergillus niger, EM4, sianidaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh fermentasi kulit singkong menggunakan inokulum Aspergillus niger, EM4, dan campuran A. niger dan EM4 terhadap kadar sianida dan parameter fermentasi in vitro. Kulit singkong dikeringkan, digiling, lalu difermentasi selama 21 hari dengan tiga perlakuan fermentasi dan satu perlakuan kontrol tanpa fermentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap seluruh parameter yang diamati. Kadar sianida tertinggi terdapat pada perlakuan kontrol yaitu 42,06 ppm dan menurun signifikan pada fermentasi A. niger yaitu 28,17 ppm, EM4 26,53 ppm, serta campuran inokulum 23,33 ppm. Nilai pH juga menurun secara signifikan seiring dengan perlakuan fermentasi, dengan pH terendah pada kombinasi A.niger dan EM4 namun masih dalam kisaran yang normal untuk aktivitas mikrobia rumen secara optimal. Kadar NH3 meningkat nyata dari 5,76 mM pada perlakuan kontrol menjadi 10,53 mM pada perlakuan kombinasi inokulum. Produksi total VFA juga meningkat dari 75,73 mM pada kontrol menjadi 143,18 mM pada kombinasi inokulum, mengindikasikan aktivitas fermentasi mikrobia rumen yang lebih tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa fermentasi kulit singkong menggunakan kombinasi A.niger dan EM4 merupakan inokulum yang paling efektif menurunkan kadar sianida sekaligus meningkatkan parameter fermentasi rumen.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Firman Nasiu, Astriana Napirah, Widhi Kurniawan, Meygi Caesarika Putri Ilahude

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


