Ekstraksi dan Karakterisasi Kolagen Larut Asam dan Pepsin Kulit Kambing Kacang Sebagai Agen Antihipertensi

Authors

  • Arby’in Pratiwi Fakultas Peternakan Univesitas Halu Oleo
  • Asma Bio Kimestri Fakultas Peternakan Univesitas Halu Oleo
  • Putu Nara Kusuma Prasanjaya Fakultas Peternakan Univesitas Halu Oleo

Keywords:

Ekstraksi, kolagen, kulit kambing kacang, antihipertensi, pepsin

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengekstraksi dan mengkarakterisasi kolagen larut asam (KLA-SH) dan larut pepsin (KLP-SH) dari kulit kambing kacang. Metode ekstraksi yang digunakan melibatkan penggunaan asam asetat 0,5 M atau pepsin 0,1% sebagai agen ekstraksi, diikuti dengan karakterisasi komposisi dan struktur kolagen yang diekstraksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KLP-SH dalam berat kering adalah 13,56 %. Analisis spektrum FTIR menunjukkan bahwa proses ekstraksi kolagen dengan menggunakan asam asetat dan pepsin mampu mempertahankan struktur triple helix kolagen yang khas. Selain itu, Terdapat empat sinyal yang memiliki nilai pergeseran, nilai tersebut menunjukkan pada nilai aromatic, amida, fenol dan alkena serta alkil alhida. analisis SDS-PAGE mengidentifikasi profil protein dari KLASH dan KLP-SH sebagai kolagen tipe I, terdiri dari kolagen tipe I
yang mengandung struktur identik α1, α2 dan β. Temuan ini mengindikasikan bahwa ekstraksi kolagen dari kolagen kulit kambing kacang menggunakan metode asam asetat atau pepsin menghasilkan kolagen dengan karakteristik yang sesuai dengan kolagen tipe I, yang memiliki potensi untuk agen antihipertensi.

Downloads

Published

30-04-2024

How to Cite

Pratiwi, A., Kimestri, A. B., & Prasanjaya, P. N. K. (2024). Ekstraksi dan Karakterisasi Kolagen Larut Asam dan Pepsin Kulit Kambing Kacang Sebagai Agen Antihipertensi. Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo, 6(2), 139–143. Retrieved from https://jipho.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/877

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>