Perubahan Biomassa dan Komposisi Nutrisi Silase Ransum Komplit Berbasis Daun Kakao pada Berbagai Lama Penyimpanan Secara As-Fed

Dynamics of Biomass and Nutritional Composition in Cocoa-Leaf-Based Complete Ration Silage Across Varying As-Fed Storage Durations

Authors

  • Mita Arifa Hakim Program Studi Teknologi Pakan Ternak Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin
  • Andi Muh. Fuad Al-Kautsar Program Studi Teknologi Pakan Ternak Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin
  • Ichlasul Amal Program Studi Teknologi Pakan Ternak Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin
  • Abdul Alim Yamin Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin
  • Syahriani Syahrir Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin
  • Asmuddin Natsir Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin
  • Meygi Caesarika Putri Ilahude Fakultas Peternakan Univesitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.56625/jipho.v8i1.488

Keywords:

silase ransum komplit, daun kakao, lama penyimpanan, kualitas nutrisi, fermentasi

Abstract

Daun kakao berpotensi sebagai sumber serat dan komponen nutrien. Meskipun demikian, lama penyimpanan silase sering berpengaruh terhadap kualitas nutrisi akibat perubahan biologis dan kimiawi selama proses fermentasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dinamika biomassa nutrisi silase ransum komplit berbasis daun kakao yang disimpan secara as-fed pada beberapa periode penyimpanan. Penelitian menggunakan empat perlakuan dengan 5 ulangan  yaitu tanpa penyimpanan (P1), 2 minggu (P2), 4 minggu (P3), dan 6 minggu (P4). Ransum diformulasikan dengan kadar protein sekitar 10%, digiling, ditimbang sesuai formulasi, dicampur homogen, dan dikemas secara anaerob dalam unit 1 kg. Parameter yang diamati meliputi bahan kering (BK), protein kasar (PK), serat kasar (SK), dan BETN. Kualitas nutrisi diuji melalui analisis Proksimat dan menggunakan alat Near Infrared Reflectance Spectroscopy (NIRS). Analisa data menggunakan analisis ragam (Analysis of Variance/ ANOVA) untuk mengetahui pengaruh perlakuan.Hasil menunjukkan adanya penurunan pada kandungan BK, PK, dan SK seiring bertambahnya lama penyimpanan, yang mengindikasikan terjadinya degradasi nutrien akibat aktivitas mikroba fermentatif, respirasi residual, dan proses fermentasi lanjutan selama ensilase. Hasil penelitian menunjukkan kandungan nutrien terbaik yang didapatkan yaitu pada perlakuan P2. Fraksi BETN mengalami peningkatan pada minggu kedua, namun menurun kembali pada masa penyimpanan lebih panjang, mencerminkan konsumsi karbohidrat mudah larut oleh mikroorganisme selama fermentasi berlangsung. Lama penyimpanan silase memiliki pengaruh nyata terhadap kualitas nutrisi ransum komplit berbasis daun kakao. Penetapan periode penyimpanan optimum diperlukan untuk mempertahankan stabilitas nilai nutrisi dan memastikan silase tetap memenuhi standar kualitas untuk pakan ruminansia.

Downloads

Published

30-01-2026

How to Cite

Hakim, M. A., Al-Kautsar, A. M. F., Amal, I., Yamin, A. A., Syahrir, S., Natsir, A., & Ilahude, M. C. P. (2026). Perubahan Biomassa dan Komposisi Nutrisi Silase Ransum Komplit Berbasis Daun Kakao pada Berbagai Lama Penyimpanan Secara As-Fed: Dynamics of Biomass and Nutritional Composition in Cocoa-Leaf-Based Complete Ration Silage Across Varying As-Fed Storage Durations. Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo, 8(1), 179–185. https://doi.org/10.56625/jipho.v8i1.488

Most read articles by the same author(s)