Kualitas Fisik Patty Beef dari Lokasi Otot yang Berbeda

Authors

  • Alvirna Wati Fakultas Peternakan, Universitas Halu Oleo
  • La Malesi Fakultas Peternakan, Universitas Halu Oleo
  • Harapin Hafid Fakultas Peternakan, Universitas Halu Oleo

Keywords:

Lokasi otot berbeda, patty beef, daya ikat air, pH, rendemen

Abstract

Daging sering diolah oleh masyarakat untuk memperoleh nilai tambah dari produk yang dihasilkan melalui penambahan inovasi baru terhadap produk seperti Patty beef (daging burger). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kualitas fisik pembuatan patty beef dari lokasi otot yang berbeda. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah P1 = Otot Biceps femoris (BF), P2 = Otot Longissimus dorsi (LD) dan P3 = Otot Gastrocnimous (GC). Variabel kualitas fisik yang diukur dalam penelitian ini terdiri dari daya ikat air, pH dan rendemen. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam. Selanjutnya apabila perlakuan menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap variabel yang diukur, maka dilanjutkan dengan uji Duncan (DMRT). Hasil penelitian menujukan bahwa patty beef dari lokasi otot yang berbeda tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap daya ikat air, pH dan rendemen.

Downloads

Published

31-01-2024

How to Cite

Wati, A., Malesi, L., & Hafid, H. (2024). Kualitas Fisik Patty Beef dari Lokasi Otot yang Berbeda. Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo, 6(1), 24–27. Retrieved from https://jipho.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/884

Most read articles by the same author(s)

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 > >>