Kualitas Fisik Patty Beef dari Lokasi Otot yang Berbeda
Keywords:
Lokasi otot berbeda, patty beef, daya ikat air, pH, rendemenAbstract
Daging sering diolah oleh masyarakat untuk memperoleh nilai tambah dari produk yang dihasilkan melalui penambahan inovasi baru terhadap produk seperti Patty beef (daging burger). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kualitas fisik pembuatan patty beef dari lokasi otot yang berbeda. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah P1 = Otot Biceps femoris (BF), P2 = Otot Longissimus dorsi (LD) dan P3 = Otot Gastrocnimous (GC). Variabel kualitas fisik yang diukur dalam penelitian ini terdiri dari daya ikat air, pH dan rendemen. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam. Selanjutnya apabila perlakuan menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap variabel yang diukur, maka dilanjutkan dengan uji Duncan (DMRT). Hasil penelitian menujukan bahwa patty beef dari lokasi otot yang berbeda tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap daya ikat air, pH dan rendemen.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Alvirna Wati, La Malesi, Harapin Hafid

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


