Pengaruh Pemberian Beberapa Feed Additive sebagai Pengganti Antibiotik terhadap Performa Ayam Broiler

Authors

  • Nurhayu Nurhayu Fakultas Peternakan Univesitas Halu Oleo
  • Sumiati Sumiati Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor
  • Widya Hermana Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor
  • Wiwin Winarsih Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor

Keywords:

antibiotik, asam organik, ayam broiler, performa, probiotik

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemberian beberapa feed additive sebagai pengganti antibiotik terhadap performa broiler. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan 10 perlakuan, 4 ulangan, masing-masing ulangan menggunakan 25 ekor DOC. Ransum perlakuan adalah ; R0: ransum kontrol (tanpa feed additive); R1: R0 + 0.05% BMD; R2: R0 + 0.03% BMD + 0.13% XPC (starter) atau 0.07% XPC (finisher) ; R3: R0 + 0.03% BMD +0.1% Selacid; R4: R0 +0.03% BMD +0.1% Presan; R5: R0 + 0.13% XPC (starter) atau 0.07% XPC (finisher) ; R6: R0 + 0.1% Selacid; R7: R0 + 0.1% Presan; R8: R0 + 0.13% XPC (starter) atau 0.07% XPC (finisher) +0.1% Selacid; R9: R0+0.13% XPC (starter) atau 0.07% XPC (finisher) +0.1% Presan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada periode starter, perlakuan R2 nyata meningkatkan (P<0.05) bobot badan akhir dan efisiensi pakan serta menurunkan (P<0.5) konsumsi pakan. Seluruh perlakuan nyata menurunkan (P<0.05) konsumsi pakan. Perlakuan R1, R2 dan R6 efektif meningkatkan (P<0.05) efisiensi pakan. Pada periode finisher, seluruh perlakuan tidak mempengaruhi performa broiler, namun perlakuan R4 dan R9 nyata menurunkan (P<0.05) konsumsi pakan dan meningkatkan (P<0.05) efisiensi pakan. Kesimpulan penelitian ini adalah feed additive presan, selacid dan XPC dapat menggantikan antibiotik growth promotor pada periode starter maupun finisher.

Downloads

Published

30-04-2024

How to Cite

Nurhayu, N., Sumiati, S., Hermana, W., & Winarsih, W. (2024). Pengaruh Pemberian Beberapa Feed Additive sebagai Pengganti Antibiotik terhadap Performa Ayam Broiler. Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo, 6(2), 144–151. Retrieved from https://jipho.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/878