Kecernaan dan Fermentabilitas Rumen Secara In Vitro Menggunakan Cairan Rumen Kambing yang Diberi Complete Feed Berbasis Ampas Sagu Ambifer
In Vitro Digestibility and Rumen Fermentability Using Goat Rumen Fluid Fed with Complete Feed Based on Ambifer Sago Pulp
DOI:
https://doi.org/10.56625/jipho.v8i1.496Keywords:
Kecernaan, In vitro, Complete feed, ampas sagu, ambiferAbstract
Pemberian pakan dalam bentuk complete feed yang diformulasikan dari bahan-bahan lokal diperlukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya lokal serta mengurangi limbah agroindustri, khususnya dari pengolahan sagu. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kecernaan in vitro dan fermentabilitas rumen kambing yang diberi ransum dengan substitusi rumput gajah menggunakan ampas sagu ambifer. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli hingga Oktober 2025 di Kecamatan Tanggetada dengan enam perlakuan pakan, yaitu R0 (0% ampas sagu ambifer), R1 (10%), R2 (20%), R3 (30%), R4 (40%), dan R5 (50%) dengan 4 ulangan. Parameter yang diamati meliputi kecernaan nutrien, yaitu kecernaan bahan kering (KcBK), kecernaan bahan organik (KcBO), dan kecernaan protein kasar (KcPK), serta karakteristik fermentasi rumen yang terdiri atas asam lemak volatil (VFA), amonia (NH₃), dan pH. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK), dan data yang berbeda nyata dianalisis menggunakan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi rumput gajah dengan ampas sagu ambifer secara in vitro tidak memberikan pengaruh negatif terhadap kecernaan maupun fermentabilitas rumen. Selain itu, perlakuan R5 secara signifikan (P <0,05) menghasilkan nilai kecernaan dan fermentasi rumen tertinggi dibandingkan dengan perlakuan lainnya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Afsitin Joan Tatra, Wa Laili Salido, Husnaeni Husnaeni, Tarmiji Tarmiji

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


