Analisis Gross Margin Peternakan Kambing Skala Kecil di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan

Authors

  • Indrawirawan Indrawirawan Faculty of Animal Science Hasanuddin University https://orcid.org/0000-0003-2127-6092
  • Sri Wira Utami Program Studi Agribisnis Peternakan, Fakultas Vokasi, Universitas Hasanuddin, Makassar
  • Ilham Syarif Departemen Sosial Ekonomi Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin, Makassa
  • Syahdar Baba Departemen Sosial Ekonomi Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin, Makassa
  • Muh Adjie Putra Pratama Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin, Makassar
  • Razul Razul Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin, Makassar

DOI:

https://doi.org/10.56625/jipho.v8i2.474

Keywords:

gross margin, kinerja ekonomi, peternakan kambing, skala kecil

Abstract

Evaluasi kinerja ekonomi melalui analisis gross margin dapat mendiagnosis kinerja peternakan skala kecil yang umumnya dominan pada input usaha namun memiliki keterbatasan modal. Penelitian ini bertujuan menganalisis gross margin peternakan kambing skala kecil di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Bangkala dan Tamalatea dimana memiliki konsentrasi populasi kambing tertinggi. Jumlah responden sebanyak 76 peternak yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner semi-terstruktur. Kinerja ekonomi dianalisis menggunakan pendekatan gross margin. Hasil menunjukkan rata-rata total biaya variabel per peternak per tahun sebesar Rp3.287.225, dengan komponen terbesar adalah biaya tenaga kerja (56,25%) akibat curahan waktu yang tinggi untuk mencari dan mengangkut pakan (cut and carry) serta menggembalakan ternak. Total penerimaan rata-rata mencapai Rp12.586.184 per tahun, menghasilkan gross margin sebesar Rp9.298.959 per peternak. Temuan ini menunjukkan bahwa usaha ternak kambing skala kecil di Kabupaten Jeneponto memperoleh gross margin positif, yang menunjukkan kemampuan usaha dalam menutupi biaya variabel operasional. Namun, dominasi biaya tenaga kerja mengisyaratkan perlunya upaya peningkatan kinerja usaha dengan perbaikan manajemen penyediaan pakan dan integrasi tanaman-ternak untuk memanfaatkan feses menjadi nilai tambah ekonomi.

Downloads

Published

30-04-2026

How to Cite

Indrawirawan, I., Utami, S. W., Syarif, I., Baba, S., Pratama, M. A. P., & Razul, R. (2026). Analisis Gross Margin Peternakan Kambing Skala Kecil di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo, 8(2), 207–212. https://doi.org/10.56625/jipho.v8i2.474