Analisis Gross Margin Peternakan Kambing Skala Kecil di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan
DOI:
https://doi.org/10.56625/jipho.v8i2.474Keywords:
gross margin, kinerja ekonomi, peternakan kambing, skala kecilAbstract
Evaluasi kinerja ekonomi melalui analisis gross margin dapat mendiagnosis kinerja peternakan skala kecil yang umumnya dominan pada input usaha namun memiliki keterbatasan modal. Penelitian ini bertujuan menganalisis gross margin peternakan kambing skala kecil di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Bangkala dan Tamalatea dimana memiliki konsentrasi populasi kambing tertinggi. Jumlah responden sebanyak 76 peternak yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner semi-terstruktur. Kinerja ekonomi dianalisis menggunakan pendekatan gross margin. Hasil menunjukkan rata-rata total biaya variabel per peternak per tahun sebesar Rp3.287.225, dengan komponen terbesar adalah biaya tenaga kerja (56,25%) akibat curahan waktu yang tinggi untuk mencari dan mengangkut pakan (cut and carry) serta menggembalakan ternak. Total penerimaan rata-rata mencapai Rp12.586.184 per tahun, menghasilkan gross margin sebesar Rp9.298.959 per peternak. Temuan ini menunjukkan bahwa usaha ternak kambing skala kecil di Kabupaten Jeneponto memperoleh gross margin positif, yang menunjukkan kemampuan usaha dalam menutupi biaya variabel operasional. Namun, dominasi biaya tenaga kerja mengisyaratkan perlunya upaya peningkatan kinerja usaha dengan perbaikan manajemen penyediaan pakan dan integrasi tanaman-ternak untuk memanfaatkan feses menjadi nilai tambah ekonomi.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indrawirawan Indrawirawan, Sri Wira Utami, Ilham Syarif, Syahdar Baba, Muh Adjie Putra Pratama, Razul Razul

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


