Karakteristik Fermentasi dan Kecernaan In Vitro Rumen Kambing yang Diberi Ransum Mengandung Tepung Daun Kupu-Kupu (Bauhinia purpurea L) dengan Level Berbeda.
Fermentation Characteristics and Digestibility In Vitro Rumen of Goats Fed Rations Containing Butterfly Leaf Flour (Bauhinia purpurea L) at Different Levels
DOI:
https://doi.org/10.56625/jipho.v8i1.316Keywords:
Fermentasi Rumen, Kecernaan, NH₃, Tepung Daun Kupu-kupu, VFAAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik fermentasi dan kecernaan rumen kambing secara in vitro dengan pemberian ransum yang mengandung tepung daun kupu-kupu (Bauhinia purpurea L.) pada level yang berbeda. Penelitian ini menggunakan Metode Tilley dan Terry dalam fermentasi in vitro dengan empat perlakuan, yaitu 0% (T0), 5% (T1), 10% (T2), dan 15% (T3) tepung daun kupu-kupu. Parameter yang diamati meliputi konsentrasi amonia (NH₃), produksi total volatile fatty acid (VFA), kecernaan bahan kering (KcBK), dan bahan organik (KcBO). Hasil menunjukkan bahwa peningkatan level tepung daun B. purpurea secara signifikan (P<0,05) meningkatkan konsentrasi VFA dan NH₃, serta nilai KcBK dan KcBO. Perlakuan T3 menghasilkan VFA tertinggi (172,6 mmol/L), NH₃ (8,83 mg/100 mL), KcBK (69,5%), dan KcBO (77,3%). Hal ini menunjukkan bahwa daun B. purpurea memiliki potensi sebagai bahan pakan alternatif yang mampu meningkatkan aktivitas fermentasi rumen dan daya cerna nutrien. Penggunaan hingga 15% dalam ransum memberikan hasil terbaik tanpa mengganggu keseimbangan fermentasi mikroba rumen.
Kata kunci: Fermentasi Rumen, Kecernaan, NH₃, Tepung Daun Kupu-kupu, VFA.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Andi Murlina Tasse, Fuji Astuty Auza, Firman Nasiu, Meygi Caesarika Putri Ilahude, Musram Abadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


