Pemanfaatan Limbah Tepung Tulang Sebagai Pupuk Organik Terhadap Produktivitas Hidroponik Fodder Jagung

Authors

  • Tri Ida Wahyu Kustyorini Fakultas Peternakan Universitas PGRI Kanjuruhan Malang
  • Dimas Pratidina Puriastuti Hadiani Fakultas Peternakan Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Keywords:

fodder, hidroponik, jagung, produktivitas tanaman, tepung tulang

Abstract

Produktivitas ternak dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu breed, feed dan management. Biaya pakan ternak rata-rata mencapai 70% dari biaya produksi, sehingga pengelolaan pakan harus dilakukan sebaik mungkin. Permasalahan umum yang dihadapi petani-peternak di Indonesia adalah keterbatasan lahan untuk penanaman hijauan pakan, sehingga perlu alternatif pemenuhan hijauan pakan dengan meminimalkan penggunaan lahan, yakni salah satu cara dengan sistem hidroponik fodder jagung. Pemenuhan hara tanaman dapat dipenuhi dari pemanfaatan limbah. Berdasarkan hal tersebut, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan limbah tepung tulang sebagai pupuk organic terhadap produktivitas fodder jagung. Materi dalam penelitian ini diantaranya benih jagung, tepung tulang dan air. Metode yang digunakan adalah percobaan lapang dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan dalam penelitian ini adalah penggunaan tepung tulang sebagai
pupuk organic, dimana P0 (0%), P1 (5%), P2 (10%), dan P3 (15%). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Variable penelitian meliputi persentase perkecambahan, persentase kecambah normal, produksi hijauan segar, dan produksi bahan kering. Data yang dieproleh dianalisis menggunakan analisis varian, dan jika terdapat pengaruh maka dilanjut dengan uji BNT. Berdasarkan hasil analisis statistik menunjukkan bahwa penggunaan tapung tulang sebagai pupuk organik memberikan pengaruh yangs angat nyata (P<0,01) terhadap persentase perkecambahan, persentase kecambah norma, produksi hijauan segar dan produksi bahan kering, dengan nilai terbaik masin-masing variabel pada perlakuan P2 secara berurutan memiliki nilai 97,75%, 91,35%, 709,60 gram, dan 140,93%. Berdasarkan hasil dapat disimpulkan bahwa penggunaan tepung tu;ang sebanyak 10% sebagai pupuk organik memberikan nilai terbaik terhadap produktivitas fodder jagung secara hidroponik.

Downloads

Published

30-04-2024

How to Cite

Kustyorini, T. I. W., & Hadiani, D. P. P. (2024). Pemanfaatan Limbah Tepung Tulang Sebagai Pupuk Organik Terhadap Produktivitas Hidroponik Fodder Jagung. Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo, 6(2), 94–99. Retrieved from https://jipho.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/869