Pengaruh Penambahan Kikil Terhadap Kualitas Organoleptik Bakso Sapi

Authors

  • Andi Ratna Sari Fakultas Peternakan, Universitas Halu Oleo
  • Harapin Hafid Fakultas Peternakan, Universitas Halu Oleo
  • Fitrianingsih Fitrianingsih Fakultas Peternakan, Universitas Halu Oleo

Keywords:

Daging sapi, kikil, bakso sapi, kulaitas organoleptik

Abstract

Permintaan daging sapi di Indonesia setiap tahunnya mengalami peningkatan mengakibatkan jumlah pemotongan ternak sapi cenderung meningkat pula. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penambahan kikil terhadap kualitas organoleptik bakso sapi. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Teknologi Pengolahan Hasil Ternak Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo Kendari Pada Bulan November 2022. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 5
perlakuan dan 25 panelis. Perlakuan yang digunakan adalah 100 % daging Sapi (P0), 95% daging sapi dan 5% kikil (P1), 90% daging sapi dan 10% kikil (P2), 85% daging sapi dan 15% kikil (P3) serta 80% daging sapi dan 20% kikil (P4). Variabel penelitian uji kualitas organoleptik meliputi warna, bentuk, aroma, cita rasa, tekstur, kekenyalan dan penerimaan umum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji kualitas organoleptik bakso sapi berpengaruh nyata terhadap tekstur, kekenyalan dan penerimaan umum, namun tidak berpengaruh nyata terhadap warna, bentuk, aroma dan cita rasa bakso sapi. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah perlakuan terbaik terdapat pada bakso sapi dengan penambahan kikil sebesar 15% (P3).

Downloads

Published

31-07-2023

How to Cite

Sari, A. R., Hafid, H., & Fitrianingsih, F. (2023). Pengaruh Penambahan Kikil Terhadap Kualitas Organoleptik Bakso Sapi. Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo, 5(3), 216–223. Retrieved from https://jipho.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/837

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 4 5 6 7 > >>