Kualitas Interior dan Sifat Fungsional Telur Ayam Ras yang Direndam dalam Larutan Pengawet Berbeda

Quality and Functional Properties of Chicken Eggs Soaked in Different Preservative Solutions

Authors

  • Reski Rahmat Fakultas Peternakan Univesitas Halu Oleo
  • Fadli Ma’mun Pancar Fakultas Peternakan Univesitas Halu Oleo
  • Fitrianingsih Fitrianingsih Fakultas Peternakan Univesitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.56625/jipho.v7i4.396

Keywords:

Kualitas, Telur ayam, Pengawet Berbeda

Abstract

Ayam ras petelur salah satu komoditi unggas yang mempunyai perananan penting sebagai penghasil telur dalam menunjang kebutuhan protein hewani yang murah dan mudah didapat. Telur ayam ras sebagai sumber protein hewani yang hampir sempurna. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas interior telur ayam ras yang direndam dalam larutan pengawet berbeda. Manfaat dalam penelitian ini yaitu sebagai referensi dan sumber informasi bagi peneliti selanjutnya mengenai kualitas interior pada telur ayam ras yang direndam dalam larutan pengawet berbeda. Penelitian ini dilakukan berdasarkan (RAL) Rancangan Acak Lengkap faktorial dengan 2 faktor dan 5 perlakuan dan masing–masing diulang sebanyak 4 ulangan. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa larutan lama penyimpanan telur ayam ras tidak dipengaruhi secara signifikan oleh perendaman biji pinang dan sabut kelapa (P>0,05). terhadap indeks putih dan kuning telur, Haugh Unit, warna kuning telur, dan rongga udara di dalam telur. Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa kualitas interior terhadap telur ayam ras yang direndam dalam larutan pengawet berbeda tidak berbengaruh terhadap indeks putih, indeks kuning, warna kuning telur, Haug Unit, dan rongga udara.

Downloads

Published

31-10-2025

How to Cite

Rahmat, R., Pancar, F. M., & Fitrianingsih, F. (2025). Kualitas Interior dan Sifat Fungsional Telur Ayam Ras yang Direndam dalam Larutan Pengawet Berbeda: Quality and Functional Properties of Chicken Eggs Soaked in Different Preservative Solutions. Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo, 7(4), 560–566. https://doi.org/10.56625/jipho.v7i4.396