Penampilan Produksi Burung Puyuh (Coturnix coturnix japonica) Fase Grower yang Diberi Ransum dengan Kadar Protein - Energi yang Berbeda

Authors

  • Ridwan Syah Alimin Fakultas Peternakan Univesitas Halu Oleo
  • Nuraini Nuraini Fakultas Peternakan Univesitas Halu Oleo
  • Hamdan Has Fakultas Peternakan Univesitas Halu Oleo

Keywords:

Kadar Protein-Energi, Penampilan Produksi, Puyuh

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kadar protein-energi yang berbeda dalam ransum terhadap penampilan produksi puyuh (Coturnix coturnix japonica) periode pertumbuhan (grower). Puyuh yang digunakan sebanyak 96 ekor yang tidak dibedakan jenis kelaminya berumur 16 hari dengan berat rata-rata 66 gram. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 6 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri atas : R1 (18 % protein kasar-2700 energi metabolis), R2 (20 % protein kasar-2700 energi metabolis), R3 (22 % protein kasar-2700 energi metabolis), R4 (18 % protein kasar-2900 energi metabolis), R5 (20 % protein kasar-2900 energi metabolis), dan R6 (22 % protein kasar-2900 energi metabolis). Variabel yang diamati yaitu komsumsi ransum, pertambahan bobot badan, dan konversi ransum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kadar protein-energi hingga taraf (22 %-2900 Kkal/kg) dalam ransum berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi ransum dan konversi ransum burung puyuh, tetapi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap pertambahan bobot badan yaitu perlakuan R1. Rekomendasi penggunaan protein kasar 18 % dan energi metabilis 2700 Kkal telah memenuhi kebutuhan nutrisi burung puyuh fese grower yang ditunjukkan dengan pertambahan bobot badan yang lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan lainnya.

Downloads

Published

30-04-2021

How to Cite

Alimin, R. S., Nuraini, N., & Has, H. (2021). Penampilan Produksi Burung Puyuh (Coturnix coturnix japonica) Fase Grower yang Diberi Ransum dengan Kadar Protein - Energi yang Berbeda. Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo, 3(2), 228–232. Retrieved from https://jipho.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/667