Pengaruh Penambahan Ramuan Herbal dan Ekstrak Kerang Bakau (Polymesoda erosa) dalam Pakan Ayam Buras Terhadap Bobot Akhir, Bobot Karkas dan Persentase Karkas
Keywords:
Ramuan Herbal, Ekstrak Kerang Bakau, Ayam Buras, Bobot Badan, KarkasAbstract
Feed aditif merupakan salah satu bahan yang dapat memacu produktivitas ayam buras. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ramuan herbal dan ekstrak kerang bakau (Polymesoda erosa) terhadap bobot akhir, bobot karkas dan persentase karkas ayam buras dan penambahan dosis ramuan herbal dan ekstrak kerang bakau (Polymesoda erosa) yang tepat pada pakan untuk menghasilkan bobot akhir, bobot karkas dan persentase karkas yang optimal. Sebanyak 60 ekor DOC ayam buras dibagi dalam 16 unit cage berdasarkan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan 4 ulangan dan dipelihara selama 16 minggu. Perlakuan yang diterapkan yaitu R0 (0% ramuan herbal + 0% ekstrak kerang bakau), R1 (0,75% ramuan herbal + 1,5% ekstrak kerang bakau), R2 (1,5% ramuan herbal + 3% ekstrak kerang bakau) R3 (2,25% ramuan herbal + 4,5% ekstrak kerang bakau) dan R4 (3% ramuan herbal + 6% ekstrak kerang bakau). Setiap unit cage diisi 3 ekor ayam dan diakhir penelitian, setiap cage disembelih 2 ekor ayam sebagai sampel. Parameter yang diukur mengenai bobot akhir, bobot karkas dan persentase karkas. Data hasil pengamatan dianalisis ragam dan uji wilayah berganda Duncan untuk melihat pengaruh antara perlakuan terhadap bobot akhir, bobot karkas dan persentase karkas ayam buras. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh sangat nyata (P˂0,01) terhadap bobot akhir dan bobot karkas ayam buras. Rataan bobot akhir adalah 365,6±43,1 (R0), 471,2±165,6 (R1), 1105,0±88,7 (R2), 971,5±395,6 (R3), 500,1±252,9 (R4) dan rataan bobot karkas adalah 196,1±15,0 (R0), 287,8±100,9 (R1), 665,6±68,2 (R2), 608,1±257,4 (R3), 299,5±178,3 (R4), serta perlakuan memberi pengaruh yang nyata (P˂0,05) terhadap persentase karkas ayam buras, rataan persentase karkas adalah 53,8±2,5% (R0), 61,0±5,2% (R1), 60,2±1,4% (R2), 62,0±2,1% (R3), 58,2±4,5% (R4). Perlakuan R2 menunjukkan bobot akhir dan bobot karkas yang paling optimal.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yuniati Yuniati, Astriana Napirah, Takdir Saili

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


