Daya Tetas Telur Burung Puyuh pada Pemeliharaan Intensif dengan Kepadatan Kandang yang Berbeda
Keywords:
Burung puyuh, Kepadatan kandang, Fertilitas, Daya tetas, Bobot tetasAbstract
Daya tetas telur burung puyuh pada umumnya dipengaruhi oleh faktor pakan dan pengendalian penyakit. Pada penelitian akan dikaji pengaruh kepadatan kandang terhadap fertilitas, daya tetas, dan bobot tetas telur burung puyuh. Penelitian ini dilaksanakan di Kelompok Tani Ternak Tunas Mekar, Kelururahan Lepo-Lepo Kecamatan Baruga Kota Kendari. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acaklengkap dengan empat perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan pada penelitian ini adalah kepadatan kandang yang terdiri atas empat jenis kepadatan, yaitu: P1 (6 ekorpuyuh per kandangjantan 2 ekor + 4 ekorbetina), P2 (9 ekorpuyuh per kandang jantan 3 ekor + 6 ekor betina), P3 (12 ekor puyuh per kandang jantan 4 ekor + 8 ekor betina), dan P4 (15 ekor puyuh per kandang jantan 5 ekor + 10 ekor betina). Variabel yang diukur pada penelitian ini yaitu produksi telur, fertilitas, daya tetas, bobot tetas. Kepadatan kandang berpengaruh sangat nyata (p<0,01) terhadap produksi telur,
fertilitas telur dan daya tetas telur, tetapi tidak berpengaruh terhadap bobot tetas.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rusmiyanto Rusmiyanto, Takdir Saili, Rahim Aka

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


