Pengaruh Penggunaan Tepung Jantung Pisang (Musa paradisiaca lam) dalam Pakan Terhadap Konsumsi Pakan, Pertambahan Bobot Badan dan Konversi Pakan Ayam Broiler
Keywords:
Jantung Pisang, pakan, bobot tubuh, ayam broilerAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung jantung pisang dalam pakan terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan ayam broiler. Sembilan puluh enam DOC ayam broiler dibagi kedalam 4 perlakuan dan 4 ulangan
berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang dicobakan adalah penambahan
tepung jantung pisang dengan level berbeda, yaitu P0 = Pakan tanpa tepung jantung pisang, P1 = Pakan yang mengandung 2% tepung jantung pisang, P2 = Pakan yang mengandung 4% tepung
jantung pisang dan P3 = Pakan yang mengandung 6% tepung jantung pisang. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan. Data yang diperoleh selama 35 hari pemeliharaan ditabulasi dan dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA). Jika perlakuan menunjukan pengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji wilayah berganda Duncan. Hasil analisis ragam menunjukan bahwa penggunaan tepung jantung pisang dalam pakan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan ayam broiler. Rataan konsumsi pakan selama penelitian berada pada kisaran 75,27 (P1) - 83,28 (P2) gram/ekor/hari. Rataan pertambahan bobot badan selama penelitian berada pada kisaran antara 30,96 (P3) - 33,30 (P2) gram/ekor/hari. Rataan konversi pakan selama penelitian berada pada kisaran 2,3 (P1) - 2,5 (P2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tepung jantung pisang dapat digunakan sebagai pakan alternative pengganti dedak dalam ransum ayam broiler hingga taraf 6% pada daerah-daerah yang cukup terbatas dedaknya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Selpion Degei, Astriana Napirah, Rusli Badaruddin, Wa Laili Salido

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


