Potensi Teknologi Enkapsulasi pada Fortifikasi Pangan Unggas di Indonesia: Kajian Material dan Metode Enkapsulasi

The Potential of Encapsulation Technology in Food Fortification of Poultry in Indonesia: A Review of Materials and Encapsulation Methods

Authors

  • Jasmine Rahma Kesuma Nirvana Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, University of Jember
  • Lucky Oktavia Wahyudi Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.56625/jipho.v8i3.527

Keywords:

enkapsulasi, senyawa bioaktif, fortifikasi pangan, pakan, unggas

Abstract

Kebutuhan protein hewani di Indonesia menjadi prioritas utama dalam pemenuhan gizi bagi masyarakat. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas daging unggas adalah meningkatkan mutu pakan unggas. Suplementasi pakan unggas dapat dilakukan dengan menambahkan bahan yang mengandung antioksidan untuk meningkatkan kesehatan dan mencegah penyakit pada unggas. Suplementasi dapat dilakukan dengan penambahan enkapasulasi senyawa bioaktif dalam pakan unggas. Teknik enkapsulasi untuk menjaga senyawa antioksidan tetap memiliki efikasi yang baik. Teknik enkapsulasi dapat diterapkan pada fortifikasi pangan unggas, yaitu dengan membuat kapsul berisi senyawa aktif antioksidan pada pakan untuk meningkatkan produktivitas unggas. Studi ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang ketahanan pangan di Indonesia ditinjau dari performa unggas yang diberikan pakan yang mengandung senyawa aktif terenkapsulasi, mengingat kebutuhan asupan protein hewani di Indonesia cukup tinggi. Pada studi ini, dilakukan review artikel ilmiah dengan topik terkait secara komperhensif yaitu dengan mengklasifikasikan artikel ilmiah berdasarkan material dan metode enkapsulasi yang digunakan. Material enkapsulasi berupa maltodekstrin menjadi material enkapsulasi yang banyak dipilih karena memiliki karakteristik stabil dan tidak mempengaruhi stabilitas senyawa bioaktif yang dienkapsulasi. Teknik freeze-drying paling banyak dipilih dalam enkapsulasi karena menggunakan suhu rendah yang terbukti dapat menjaga senyawa bioaktif tetap stabil dan tidak terdegradasi yang mengakibatkan perubahan struktur maupun fungsionalitasnya. Meskipun demikian, material enkapsulasi dan teknik enkapsulasi lain dapat dipilih dengan pertimbangan yang tepat pada pemilihan bahan aktif yang akan dienkapsulasi.

Downloads

Published

31-07-2026

How to Cite

Nirvana, J. R. K., & Wahyudi, L. O. (2026). Potensi Teknologi Enkapsulasi pada Fortifikasi Pangan Unggas di Indonesia: Kajian Material dan Metode Enkapsulasi: The Potential of Encapsulation Technology in Food Fortification of Poultry in Indonesia: A Review of Materials and Encapsulation Methods. Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo, 8(3), 419–428. https://doi.org/10.56625/jipho.v8i3.527