Pengaruh Suhu dan Kelembaban yang Berbeda Terhadap Daya Tetas dan Mortalitas Telur Ayam Joper
Influence of Varying Temperature and Humidity on Hatchability and Embryo Mortality of Joper Chicken Eggs
DOI:
https://doi.org/10.56625/jipho.v8i1.407Keywords:
Ayam Joper, Suhu Inkubasi, Kelembaban, Daya Tetas, Mortalitas EmbrioAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh interaksi antara suhu dan kelembaban terhadap daya tetas dan mortalitas embrio telur ayam Joper (Kampung Super atau Jowo Soper). Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) dengan dua faktor, yaitu suhu inkubasi (A1 = 37,5 °C, A2 = 38 °C, A3 = 38,5 °C) dan kelembaban (B1 = 55 %, B2 = 60 %, B3 = 65 %). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi yang nyata (P<0,05) antara suhu dan kelembaban terhadap kedua parameter. Daya tetas tertinggi diperoleh pada kombinasi suhu A3 dan kelembaban B1 (75,33 %), sedangkan mortalitas terendah ditemukan pada kombinasi A2B1 (3,22 %). Suhu yang sedikit lebih tinggi dari standar (38–38,5 °C) dengan kelembaban relatif rendah hingga sedang (50–60 %) terbukti memberikan kondisi optimal bagi perkembangan embrio ayam Joper. Temuan ini penting untuk diaplikasikan dalam sistem penetasan buatan guna meningkatkan efisiensi produksi Day-Old Chick (DOC) Joper.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Ammar; Hendra Koesmara, Mudastir, Nurul Hidayati, Yuyun Fahrina, Ulvira Rifni, Qoryna Khalida

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


