Sifat Kualitatif Sapi Bali di Kecamatan Tiworo Tengah Kabupaten Muna Barat

Authors

  • Bagas Sairoji Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo
  • Rahim Aka Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo
  • Fadli Ma'mun Pancar Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.56625/jipho.v8i2.400

Keywords:

Sapi bali, Sifat kualitatitif, Tiworo Tengah

Abstract

Sapi bali adalah salah satu bangsa sapi asli di Indonesia sebagai tipe dwiguna (pedaging dan kerja) dan merupakan hasil domestikasi langsung dari banteng liar (Bos sondaicus). Pengetahuan tentang sifat kualitatif sapi bali dapat memberikan informasi keragaman sumber daya genetik yang nantinya dapat dijadikan seleksi untuk peningkatan mutu genetik sapi bali. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengkaji sifat kualitatif sapi bali di Kecamatan Tiworo Tengah Kabupaten Muna Barat. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Februari sampai Maret tahun 2025 di Kecamatan Tiworo Tengah Kabupaten Muna Barat dengan jumlah sapi bali yang diamati sebanyak 300 ekor (140 jantan dan 160 betina). Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah warna tubuh, warna cermin pantat, warna putih mulai dari lutut ke kaki, garis belut pada punggung, warna moncong pada sekitar mulut, warna rambut pada ujung ekor, dan bentuk tanduk. Data yang diperoleh ditabulasi, dianalisis dengan cara menghitung persentase setiap sifat yang diamati, selanjutnya dijelaskan secara deskriptif berdasarkan umur dan jenis kelamin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warna tubuh sapi bali jantan adalah coklat muda 55%, dan pada betina 51,25% berwarna merah bata, warna cermin pantat pada sapi bali didominasi oleh warna putih dengan batas  jelas  93,57% pada jantan dan betina 87,5%, warna kaki memiliki warna kaki putih dengan batas  jelas  pada jantan  90% dan betina 96,25%, garis belut pada punggung didominasi oleh tipe garis belut hitam jelas 92,14% pada jantan dan betina 97,5%, warna putih sekitar moncong  terlihat jelas baik pada sapi bali jantan  99,28% dan  98,75% untuk betina, warna ujung ekor hitamdominan untuk sapi jantan 93,57% dan  93,12% untuk betina, dan bentuk tanduk sapi bali jantan 70% silak bajeg dan sapi bali betina 40,62% silak manggul gangsa. Dapat disimpulkan bahwa sifat kualitatif sapi bali di Kecamatan Tiworo Tengah, Kabupaten Muna Barat, menunjukkan keragaman fenotipe pada beberapa karakter, namun dengan pola dominan yang konsisten yaitu warna tubuh jantan umumnya coklat kehitaman, sedangkan betina merah bata. Sebagian besar ternak memiliki cermin pantat putih dengan batas jelas, kaki putih dengan batas jelas, garis belut hitam yang jelas di punggung, warna putih di sekitar moncong, ujung ekor berwarna hitam dan bentuk tanduk bervariasi.

Downloads

Published

30-04-2026

How to Cite

Sairoji, B., Aka, R., & Pancar, F. M. (2026). Sifat Kualitatif Sapi Bali di Kecamatan Tiworo Tengah Kabupaten Muna Barat. Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo, 8(2), 285–292. https://doi.org/10.56625/jipho.v8i2.400

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 4 > >>